PERSYARATAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN DI KAWASAN FREE TRADE ZONE KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN BEBAS KARIMUN

Dalam melakukan pendaftaran Izin Usaha di Daerah FTZ sebaiknya melengkapi dengan membawa lampiran syarat antara lain :

  1.  Fotocopi Akta Pendirian Perusahaan
  2.  Fotocopi Pengesahan Kehakiman (bagi PT)
  3.  Fotocopi Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
  4.  Ho bagi yang dipersyaratkan.
  5.  Fotocopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  6.  Fotocopi Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  7.  Fotocopi Tanda Daftar Gudang (TDG)
  8.  Fotocopi Angka Pengenal Impor (API)
  9.  Fotocopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  10.  Fotocopi Nomor Induk Kepabeanan (NIK)
  11.  Fotocopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  12.  Pasphoto 3x4
      

DOWNLOAD FORM ISIAN REGISTRASI PERUSAHAAN

( silahkan di download sample form registrasi )

 

PERSYARATAN UNTUK MENDAPATKAN PENETAPAN SEBAGAI IT (IMPORTIR TERDAFTAR)-KENDARAAN BERMOTOR DISAMPAIKAN SECARA TERTULIS KEPADA BADAN PENGUSAHAAN KAWASAN

Dasar hukum :
Peraturan Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam/Bintan/Karimun Nomor 6 Tahun 2009 tanggal 28 Agustus 2009

Dalam melakukan pendaftaran Izin Usaha di Daerah FTZ sebaiknya melengkapi dengan membawa lampiran syarat antara lain :

  1. Fotocopi Izin Usaha dari Badan Pengusahaan
  2. Fotocopi Akte Pendirian Perusahaan
  3. Fotocopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  4. Fotocopi Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  5. Fotocopi Angka Pengenal Importir Umum (API-U)
  6. Fotocopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  7. Fotocopi Nomor Identitas Kepabeanan (NIK)
  8. Fotocopi Sertifikat Bengkel untuk pelayanan purna jual after sales service dari lembaga sertifikasi Nasional yang ditunjuk oleh pemerintah dan/atau penunjukan dari principle/pemegang merk.
  9. Mempunyai jaminan bank/bankquaranty dari Bank Devisa, minimal :
    1. Rp. 3.500.000.000 (tiga milyar lima ratus juta rupiah) untuk pemasukan kendaraan bermotor ke Kawasan Batam
    2. Rp. 1.000.000.000 (satu milyar rupiah) untuk pemasukan kendaraan bermotor ke Kawasan Bintan dan Karimun
  10. Rencana impor yang mencakup Pos Tarif/HS Code 10 (sepuluh) digit, jumlah, tipe, merek, dan spesifikasi teknis serta pelabuhan tujuan.

       

 DOWNLOAD PERSYARATAN PENETAPAN SEBAGAI IT (IMPORTIR TERDAFTAR)-KENDARAAN BERMOTOR

 

PERSYARATAN UNTUK DITETAPKAN SEBAGAI IMPORTIR TERDAFTAR (IT) MINUMAN BERALKOHOL DARI LUAR DAERAH PABEAN KE KAWASAN BEBAS 

Dasar Hukumnya:
Peraturan Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebasb dan Pelabuhan Bebas Batam/Bintan/Karimun Nomor 5 Tahun 2009 Tanggal 15 Juli 2009 

Dalam melakukan pendaftaran Izin Usaha di Daerah FTZ sebaiknya melengkapi dengan membawa lampiran syarat antara lain :

  1. Fotocopi Izin Usaha dari Badan Pengusahaan
  2. Fotocopi Akte Pendirian Perusahaan
  3. Fotocopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  4. Fotocopi Angka Pengenal Importir Umum (API-U)
  5. otocopi Identitas Kepabeanan/Registrasi Kepabeanan
  6. Fotocopi Surat Izin Usaha Perdagangan – Minuman Beralkohol (SIUP-MB) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  7. Nama dan alamat distributor yang bekerjasama dengan importir
  8. Tanda Daftar Gudang (TDG)
  9. Asli surat penunjukan dari principal/pabrikan minuman beralkohol dari luar daerah pabean
  10. Rencana pemasukan jumlah dan jenis golongan minuman beralkohol selama 1 (satu) tahun.

        

DOWNLOAD PERSYARATAN UNTUK DITETAPKAN SEBAGAI IMPORTIR TERDAFTAR (IT) MINUMAN BERALKOHOL DARI LUAR DAERAH PABEAN KE KAWASAN BEBAS 

 

PERSYARATAN PERUSAHAAN YANG INGIN MENDAPAT PENGAKUAN SEBAGAI IP GULA

Dalam melakukan pendaftaran Izin Usaha di Daerah FTZ sebaiknya melengkapi dengan membawa lampiran syarat antara lain :

  1. Izin Usaha Industri/Tanda Daftar Industri atau izin usaha lainnya yang setara yang diterbitkan oleh instansi berwenang
  2. Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) atau Angka Pengenal Importir Terbatas (API-T)
  3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  4. Nomor Pengenal Importir Khusus (NPIK) Gula
  5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  6. Rekomendasi dari :
  •  
    • Direktur Jenderal Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan Departemen Perindustrian dan Perdagangan dalam hal impor gula Kristal Mentah/Gula Kasar (Raw Sugar) dan Gula Kristal Rafinasi (Refined Sugar) untuk penggunaan sebagai bahan baku industri rafinasi atau industri lainnya; atau
    • Direktur Jenderal Bina Produksi Perkebunan, Departemen Pertanian dalam hal impor Gula Kristal Mentah/Gula Kasar (Raw Sugar) yang dipergunakan sebagai bahan baku pabrik gula Kristal Putih (Plantation White Sugar)

        

DOWNLOAD PERSYARATAN PERUSAHAAN YANG INGIN MENDAPAT PENGAKUAN SEBAGAI IP GULA

 

Apabila informasi yang diberikan kurang jelas, diharapkan mendatangi kantor pada jam kerja, atau melalui media telepon. 

 

Last Updated (Thursday, 19 November 2009 14:05)

 
BP Karimun News
Banner
Translate here
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
KURS MATA UANG
Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com